Parenting
Panduan Aqiqah

5 Sunnah Menyambut Bayi Baru Lahir

Dari tahnik sampai aqiqah, inilah amalan yang dianjurkan untuk menyambut buah hati di hari-hari pertamanya.

25 September 2026 · Tim Parenting Al-Kautsar

Kelahiran anak adalah amanah sekaligus nikmat. Islam mengajarkan beberapa amalan sederhana untuk menyambut bayi di hari-hari pertamanya. Semuanya bisa dilakukan tanpa biaya besar.

1. Bersyukur dan mendoakan kebaikan

Hal pertama adalah memuji Allah atas kelahiran yang selamat, baik anak laki-laki maupun perempuan. Keluarga dan kerabat juga dianjurkan memberi ucapan selamat dan doa kebaikan untuk bayi dan orang tuanya.

2. Tahnik

Tahnik adalah mengunyah kurma hingga lembut, lalu mengoleskannya sedikit ke langit-langit mulut bayi. Amalan ini dicontohkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, sebagaimana diriwayatkan dalam Shahih Bukhari dan Muslim. Tahnik biasanya dilakukan oleh orang tua atau orang sholeh yang dihormati keluarga.

Untuk bayi baru lahir, konsultasikan dulu dengan bidan atau dokter, terutama bila bayi lahir prematur atau punya kondisi khusus. Cukup oleskan sangat sedikit dan pastikan kebersihannya.

3. Memberi nama yang baik

Nama adalah doa yang akan dipanggil seumur hidup. Nama boleh diberikan sejak hari lahir atau pada hari ketujuh. Pilih nama yang maknanya baik dan tidak menyulitkan anak kelak. Baca juga tips memilih nama anak islami.

4. Mencukur rambut dan bersedekah

Pada hari ketujuh, rambut bayi dianjurkan dicukur. Setelah itu orang tua bersedekah perak seberat rambut tersebut, atau uang senilai itu. Karena rambut bayi sangat ringan, sedekahnya biasanya tidak besar, tapi nilainya sebagai syukur sangat berarti.

5. Aqiqah

Puncak rangkaian penyambutan adalah aqiqah: menyembelih dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor untuk anak perempuan, idealnya pada hari ketujuh. Dagingnya dimasak lalu dibagikan. Panduan lengkapnya ada di Panduan Aqiqah.

Tips agar tidak kerepotan

Minggu pertama setelah melahirkan adalah masa pemulihan ibu. Supaya rangkaian sunnah tetap terlaksana tanpa melelahkan:

  • Siapkan sejak hamil tua. Tentukan calon nama, anggaran aqiqah, dan daftar penerima masakan.
  • Bagi tugas. Minta suami atau keluarga mengurus undangan dan koordinasi.
  • Gunakan layanan aqiqah. Penyembelihan, masak, dan antar bisa diserahkan ke penyedia yang amanah, sehingga keluarga bisa fokus pada ibu dan bayi.

Undangan juga bisa dibuat dalam satu menit dengan kartu aqiqah digital gratis.

Bagikan:WhatsApp

Baca juga